Dokumen Penting untuk Mendaftar Beasiswa ke Luar Negeri

37 views 4:41 am 0 Comments Agustus 30, 2022

Untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri tentunya membutuhkan banyak persiapan. Salah satunya adalah dengan menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan oleh pihak pemberi beasiswa.

Mempersiapkan dokumen-dokumen ini bisa jadi rumit, mengingat banyaknya jenis dokumen yang harus Anda selesaikan. Beberapa dokumen tersebut bahkan tidak bisa didapatkan dalam waktu singkat, sehingga Anda perlu mempersiapkannya jauh-jauh hari.

Apa Saja Dokumen Penting untuk Mendaftar Beasiswa Luar Negeri?

  • Sertifikat kemahiran bahasa asing

Jenis sertifikat bahasa yang Anda butuhkan perlu disesuaikan dengan persyaratan yang ditetapkan oleh universitas tujuan Anda. Untuk bahasa Inggris, sertifikat internasional yang paling umum digunakan adalah IELTS atau TOEFL.

Proses untuk mendapatkan sertifikat IELTS atau TOEFL akan sedikit menantang dan lama, mengingat Anda harus mencapai skor minimum tertentu yang ditetapkan oleh universitas tujuan Anda.

Jika Anda mengikuti tes “one-shot” dan langsung mendapatkan nilai yang memenuhi standar minimal universitas tujuan Anda, tentunya hal ini tidak akan menjadi masalah.

Tetapi jika Anda merasa kemampuan bahasa Inggris Anda rendah dan Anda memiliki skor IELTS atau TOEFL yang rendah, Anda dapat belajar secara mandiri atau mengikuti kursus selama beberapa bulan sebelum Anda siap untuk mengikuti tes resmi.

Setelah mendapatkan skor IELTS atau TOEFL yang memenuhi persyaratan universitas tujuan, maka Anda dapat menggunakan sertifikat tersebut. Karena proses mendapatkan sertifikat bahasa yang cukup rumit dan lama, maka Anda harus mempersiapkannya jauh-jauh hari.

  • Surat motivasi

Surat motivasi adalah esai yang berisi tentang diri Anda, siapa Anda, tujuan hidup Anda, potensi apa yang Anda miliki, latar belakang pendidikan Anda, dan alasan mengapa Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan beasiswa yang Anda daftarkan.

Dalam membuat surat motivasi tidak perlu bertele-tele atau berlebihan, buatlah singkat, padat, terstruktur, dan tulis dalam bahasa Inggris. Jangan lupa untuk selalu mengoreksi agar tidak ada kata atau kalimat yang tidak tepat.

  • Surat rekomendasi

Surat rekomendasi juga merupakan persyaratan untuk mengajukan beasiswa. Anda bisa mendapatkan surat ini dari dua atau tiga orang terpercaya yang mengenal Anda.

Anda bisa meminta surat rekomendasi dari guru, dosen, atasan di kantor, atau tokoh terkenal seperti politisi. Jika surat rekomendasi ditulis dalam bahasa Indonesia, Anda dapat menerjemahkannya dengan penerjemah tersumpah.

  • Daftar riwayat hidup

Daftar riwayat hidup atau CV adalah salah satu persyaratan dokumen yang paling umum. Meski sering dianggap persyaratan sederhana, nyatanya CV ini sangat penting. Melalui CV ini, penyedia beasiswa akan menilai kelayakan Anda untuk menjadi penerima beasiswa.

Dalam menyiapkan CV untuk beasiswa tidak perlu berlebihan, tulislah sesuai fakta dan buatlah dengan singkat dan jelas.

  • Transkrip

Transkrip merupakan dokumen penting yang tidak kalah penting dan tidak boleh dilupakan untuk Anda persiapkan jika ingin kuliah di luar negeri. Transkrip ini berfungsi untuk menjelaskan prestasi akademik selama masa studi, mulai dari semester pertama hingga semester akhir.

Jika transkrip Anda dalam bahasa Indonesia, jangan lupa untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris menggunakan penerjemah tersumpah.

  • Proposal riset

Apalagi bagi Anda yang ingin mengambil program Magister Riset atau Doktoral, proposal riset merupakan dokumen yang sangat penting. Proposal riset berisi rencana penelitian selama kuliah di universitas tempat kita akan kuliah nanti.

Proposal riset sebagai syarat beasiswa umumnya ditulis secara ringkas, yaitu hanya sekitar 1-2 halaman. Meski singkat, Anda tetap harus mempersiapkan dokumen ini lebih awal. Anda tentu membutuhkan waktu yang cukup untuk mencari tahu topik penelitian yang sesuai dengan minat dan bakat Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.